|
Mangga Normalkan Denyut
Jantung
Mangga
merupakan buah yang disenangi banyak orang. Buah ini mempunyai rasa beragam,
ada manis, gurih atau rasa asam. Jenis mangga beragam sebut saja, mangga
gedong, harum manis, cengkir, manalagi, limus, dan mangga golek.
Mangga
merupakan buah yang disenangi banyak orang. Buah ini mempunyai rasa beragam,
ada manis, gurih atau rasa asam. Jenis mangga beragam sebut saja, mangga
gedong, harum manis, cengkir, manalagi, limus, dan mangga golek.
Kabarnya,
mangga berasal dari India sejak lebih
dari 4.000 tahun lalu. Mangga dianggap simbol cinta dan rasa terimakasih pada
Tuhan. Lebih dari 1.000 jenis mangga di dunia dan mempunyai masa hidup relatif
panjang. Ada yang mencapai usia lebih 300 tahun dan masih aktif berbuah.
Di Indonesia,
mangga dapat dijumpai hampir disemua
kabupaten. Mangga yang berasal dari Cirebon,
Majalengka, dan Indramayu, punya rasa berbeda. Indramayu dikenal sebagai
kota mangga dan mantan Presiden Amerika, George W.Bush, pernah meminta pesanan
khusus mangga Indramayu.
Mangga mengandung
banyak kadar kalium (kalium merupakan salah
satu elektrolit yang diperlukan oleh tubuh dalam mengatur denyut jantung).
Setiap hari kita membutuhkan sekitar 400 mg kalium, sedangkan tiap 100 gram mangga
mengandung sekitar 189 mg kalium. Sehingga, dengan mengkonsumsi 1 buah mangga
harum manis seberat 250 mg (ukuran kecil) atau mangga gincu seberat 250 mg
(ukuran sedang), sudah dapat mencukupi
kebutuhan kalium dalam sehari.
Tentunya, jika
gangguan denyut jantung itu disebabkan karena seseorang memang kekurangan kadar
kalium dalam darahnya. Bila kadar kalium dalam darah tinggi, seperti misalnya
mereka yang menderita gagal ginjal, maka hati-hati mengkonsumsi buah mangga.
Sebab, bisa-bisa terjadi kelebihan kalium (hiperkalemi) yang justru memperberat
gangguan denyut jantung.
Kalium juga
dapat memperbaiki kontraksi otot jantung dan mencegah pengaruh natrium (garam)
dalam menaikkan tekanan darah, sehingga dapat menurunkan risiko terkena stroke.
Suatu penelitian
menemukan, mereka yang makan buah yang mengandung kadar kalium tinggi, dapat
mencegah kejadian stroke fatal sampai 40%. Konsumsi Kalium 400 mg sehari
dapat mengurangi terjadinya penyakit
jantung dan pembuluh darah.
Selain
mengandung kalium, buah mangga juga mengandung kadar beta karoten tinggi, yang
dapat mencegah efek radikal bebas pada jantung dan organ tubuh lainnya. Kemudian,
kadar serat yang tinggi, vitamin C tinggi, kandungan karbohidrat rendah, rendah
protein, dan tidak terdapatnya lemak. Semua ini menambah deretan manfaat buah
mangga bagi kesehatan.
Sumber : Edial Sanif, SpJP.FIHA. Mitra Dialog. Maret 2009.
|