|

Serangan Jantung Setelah Konsumsi
Obat Kuat
Seks dapat
menyebabkan orang lupa diri. Seks juga membuat ketagihan, lepas kontrol dan
keluar dari tatanan nalar normal.
Kadang, bertindak dan bersikap apa saja demi tujuan seks. Tidak jarang karier,
status dan pekerjaan berakhir karena penyalahgunaan seks.
Di Amerika,
setiap tahun terdapat sekitar 1,5 juta orang mengalami serangan jantung. Sekitar 17 % diantaranya
berhubungan dengan seks, 30% karena kecemasan dan stres, serta sebagian
kecil karena aktivitas fisik selama hubungan seks. Dimana, saat aktivitas seks
kenaikan denyut jantung hanya sekitar 8x/menit dan tekanan darah naik sekitar
10 mmHg.
Diantara yang
mengalami serangan jantung, bahkan dapat menyebabkan kematian. Hal yang
mengejutkan adalah 80% dari yang
meninggal saat hubungan seks terjadi bagi mereka yang melakukannya bukan dengan pasangan resmi (istri).
Obat lemah syahwat
Banyak
penyebab lemah syahwat, diantaranya psikologis, neurologis, vaskuler/ pembuluh
darah dan kelainan anatomi dari penis
serta lainnya. Namun, obat yang beredar (black
market) lebih disukai masyarakat. Tidak peduli jenis kelainannya, yang penting jika ada keterangan dapat memperbaiki
lemah syahwat langsung pakai. Umumnya secara diam-diam, tidak ingin orang lain
tahu . Bahkan pasangan resmi pun sering tidak diberitahu.
Hati- hati,
tidak jarang mereka mengalami serangan jantung setelah memakai obat lemah
syahwat. Di Cirebon, ditemukan beberapa kasus serangan jantung setelah memakai obat sejenis, baik
yang diminum maupun yang disuntikkan.
Umumnya obat
itu akan memacu denyut jantung lebih kencang, menaikkan atau menurunkan tekanan
darah, membuat pembuluh darah jantung/pembuluh koroner mengerut, kontraksi otot
jantung berlebihan. Semua ini dapat berakibat terjadinya serangan jantung.
Berikut adalah tips agar
terhindar dari serangan jantung saat
hubungan seks (modifikasi AHA guidelines):
1) Lakukan
saat kondisi pikiran tenang, santai/rilek.
2) Tunggu
3 jam setelah makan.
3) Jika
ada keluhan nyeri dada, sesak nafas yang tidak wajar, sakit kepala, berdebar
berlebihan, segera beritahu dokter.
4) Jangan minum atau memakai obat penguat seks
sembarangan.
5) Jangan
selingkuh.
Sumber :
Dr.H.M.Edial Sanif, SpJP.FIHA. Mitra Dialog. Mei 2009.
|