Perbedaan Ras pada Insidensi Gagal jantung pada Dewasa Muda
Ditulis oleh Giyati
Sabtu, 24 Oktober 2009 12:31
Pembimbing : Dr. Edial Sanif, Sp. JP,FIHA Disusun oleh : Giyati (110.2004.097)
SMF ILMU PENYAKIT DALAM
RSUD GUNUNG JATI CIREBON 2009 Pendahuluan Riwayat dan epidemiologi gagal jantung pada dewasa muda sangat kurang dimengerti.
Metode
Selama 20 tahun, gagal jantung berkembang pada 27 peserta (mean [±SD] onset umur 39±6 tahun) tapi salah satu dari mereka kulit hitam. Akumulasi insidensi gagal jantung sebelum umur 50 tahun adalah 1,1 % (95 % Confidence Interval [CI], 0,6-1,7) pada wanita kulit hitam, 0,9 % (95% CI, 0,5-1,4) pada laki-laki kulit hitam, 0,08% (95 % CI, 0,0-0,5) pada wanita kulit putih, dan 0 % (95 % CI, 0-0,4) pada laki-laki kulit putih (P=0,001 untuk perbandingan peserta kulit hitam dan kulit putih).
Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 03 November 2009 17:42
Terakhir Diperbaharui pada Sabtu, 25 September 2010 09:36
atasi Stress
Ditulis oleh Administrator
Minggu, 23 Agustus 2009 09:45
TIP mengatasi Stres
1. Energi positif
Keluarkan energi positif di dalam diri kita dengan berpikiran optimistis dalam menghadapi setiap permasalahan. Sadarilah bahwa setiap permasalahan pasti ada jalan keluarnya. Bersikaplah lebih fleksibel sehingga kita dapat lebih menikmati indahnya hidup.
2. Jaga kesehatan
Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Jagalah kesehatan tubuh dengan berolahraga teratur, tidur yang cukup, dan mengonsumsi makanan yang bergizi.
3. Kendalikan emosi
Cara termudah untuk mengendalikan emosi adalah dengan minum air putih yang banyak saat emosi memuncak. Air putih dapat menenangkan emosi dan membantu kita berpikir lebih jernih. Emosi yang berlebihan justru dapat menjadi pemicu terjadinya stres.
4. Istirahat sejenak
Luangkan sedikit waktu untuk beristirahat. Gunakanlah akhir pekan dengan baik, khususnya untuk memanjakan diri dan keluar dari rutinitas sehari-hari. berkumpul bersama keluarga atau teman-teman merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan energi positif serta semangat baru.
5. Terbuka
Jangan pendam masalah kita sendirian. Silahkan berbagi cerita kepada orang yang dipercaya. Setelah mengeluarkan masalah, beban akan terasa lebih ringan dan tidak mengendap di dalam pikiran.
6. Tingkatkan humor
Secara klinis, humor dapat digunakan untuk mengatasi rasa stres. Di Indonesia, sekarang ini sudah tersedia terapi tertawa yang biasa dilakukan minimal lima orang, selam 5 - 10 menit. Humor memang perlu dilakukan agar syaraf tidak terlalu tegang dan tubuh dapat berelaksasi. (berbagai sumber)
Menonton hal-hal yang lucu dapat mengatasi stres,, silakan coba...!!!
Terakhir Diperbaharui pada Minggu, 27 September 2009 10:34
BIOMARKER DALAM GAGAL JANTUNG
Ditulis oleh Administrator
Selasa, 14 Juli 2009 12:43
BIOMARKER DALAM GAGAL JANTUNG
Gagal jantung, salah satu
masalah kesehatan masyarakat utama dan terus berkembang, timbul bukan hanya
dari kelebihan beban jatung ataupun cedera jantung tetapi juga dari
keterlibatan beberapa faktor antara genetic, neurohormonal, inflamasi, dan
perubahan biokimia yang berperan pada sel miosit jantung, interstitium jantung,
ataupn keduanya. Kenaikan jumlah beberapa enzim, hormone, substansi biologi,
dan penanda lain seperti stress dan malfungsi jantung,
Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 14 Juli 2009 12:56