Home
Ekokardiografi PDF Cetak Surel
Ditulis oleh dr.H.M.Edial Sanif,SpJP,FIHA   
Rabu, 10 Juni 2009 18:40
Ekokardiografi merupakan prodedur diagnostik yang menggunakan gelombang suara ultra untuk mengamati struktur jantung dan pembuluh darah serta menilai fungsi jantung.  Ekokardiografi untuk pertamakalinya ditemukan oleh Pierre dan Jacques Curie pada tahun 1880, saat itu ia menemukan adanya ultrasonografi.
 ==============================

 =============================
  ===================================
 ================================== <!

  Selama perang dunia ke 2 ultrasonografi berkembang pesat untuk keperluan deteksi kapal selam. Pada tahun 1954 Inge E dler dan Hellmuth Hertz  pertamakali mendemonstrasikan pencatatan terus menerus gerakan dinding  jantung dengan alat sonar. Dan Berhasil membuat film pada tahun 1960 yang disebut  Ekokardiograf.  Namun Ekokardiografi berkembang pesat  atas jasa Harvey Feigenbaum yang dengan kerja kerasnya melakukan penelitian  dibidang jantung, dan pada tahun 1972 menulis buku pertama tentang Ekokardiografi. Ekokardiografi dapat dipakai untuk menilai pergerakan dinding jantung dimana  jika ada gangguan gerakan dinding jantung dapat diduga adanya  gangguan aliran darah arteri koroner.  Selain itu Ekokardiografi dapat menilai berat ringannya penyakit.  Salah satu parameter untuk menilai fungsi jantung adalah Fraksi Ejeksi (EF) nilai normal EF > 60%,  jika EF 30% ini berati fungsi jantungnya sudah menurun, dan diduga kuat mempunyai penyakit jantung koroner yang berat dan dengan pronosis yang buruk. Adapun indikasi dilakukannya Ekokardiografi adalah : 1). Penyakit katup jantung, atau bagi pasien yang pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya bising jantung (mur-mur). 2).  Kondisi dimana ada dugaan adanya penyakit jantungbawaan. 3).valuasi kondisi Aorta. 4).  Dugaan adanya hipertensi pulmonal, emboli paru, pembesaran jantung pada pemeriksaan toraks foto atau pada pemeriksaan fisik, dugaan adanya efusi perikard. 5). Gagal jantung. 6). Adanya aritmia, untuk menilai adanya faktor pencetus intrakardiak 7). Evaluasi fungsi jantung pada pemakaian obat. 7). Sebagai guydance/pemandu dalam tindakan pungsi perikard, pemasangan alat pacu jantung dan lain sebagainya. Ekokardiografi tidak diindikasi  sebagai pemeriksaan EKG untuk penyakit jantung koroner, melainkan sebagai alat penunjang dan membantun dalam evaluasi fungsi jantung.

Terakhir Diperbaharui pada Minggu, 27 September 2009 21:53
 

MALALARADIO 105.2 FM